BeritaDaerah

Kejati Lampung Kembali Periksa 4 ASN Dalam Kasus Dugaan Korupsi Benih Jagung Senilai Rp 140 Miliyar

LAMPUNG, (www.JNnews.co.id) | Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung secara estafet terus melakukan pengusutan terhadap Kasus dugaan Korupsi Pengadaan Benih Jagung tahun anggaran 2017 total anggaran Rp. 140 Miliyar.

Upaya tersebut melalui pemeriksaan kembali sejumlah saksi-saksi oleh tim penyidik Kejati Lampung di Kantor Kejati Lampung di Bandar Lampung.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Lampung, Andre W Setiawan, SH, S.Sos, MH kepada awak media ini, Kamis (4/3/2021).

“Info giat Pemeriksaan tahap penyidikan Pidsus pada 4 Maret 2021 ;
1. ES (Dinas Tanaman Pangan Provinsi Lampung)
2. SR (Dinas Tanaman Pangan Provinsi Lampung)
3. SM (Dinas Tanaman Pangan Provinsi Lampung)
4. M (Dinas Tanaman Pangan Provinsi Lampung)
ke empat saksi berstatus ASN tersebut, merupakan saksi dalam penyidikan benih jagung”, ungkap Kasipenkum Kejati Lampung.

Diketahui, pihak Kejati Lampung dalam menangani kasus ini, selain memeriksa para saksi pihaknya masih menunggu hasil perhitungan kerugian Negara dari total anggaran proyek pengadaan benih jagung Rp. 140 Miliyar dari alokasi APBN T.A 2017 yang dikucurkan dari Kementerian Pertanian. (*)

Editor ; Roy

Redaktur-Suwardi, SH

Banner Iklan Sariksa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button