BeritaDaerah

Rektor UNIPA di Duga Rasis, Alosius: Kami Akan Laporkan Rektor Ke Mabes Polri

Jakarta, (JNnews) | Berawal dari aksi mahasiswa di Universitas Negeri Papua (UNIPA) saat penerimaan Mahasiswa Baru. Sehingga pihak Kampus yaitu Rektor UNIPA membuat surat pernyataan resmi dengan kalimat yang berbunyi ” Sekelompok Mahasiswa  yang melakukan aksi berasal dari Wamena”.

Bagi Alosius, anggota DPRD Manokwari ini menyebutkan bahwa isi surat tersebut menyinggung masyarakat suku Wamena. Terlebih nanti ke depan di khawatirkan anak – anak Wamena ketika masuk kampus – kampus Indonesia dicap premanisme dengan alasan surat pernyataan dari Rektor UNIPA tersebut.

Surat yang dikeluarkan Rektor juga ditembuskan ke Polres Manokwari tanggal 21 Juli 2021 itu menyebut sekelompok mahasiswa Papua.

Terkait hal itu, ia bersama para mahasiswa dan masyarakat Wamena melaporkan ke Polres Wamena melalui Kasat Reskrim Iptu. Arifal  Utama.

Namum  menurut Alosius yang juga mantan Presiden Mahasiswa UNIPA ini, laporan tersebut belum mendapat jawaban dari pihak Polres Wamena.

Alosius bersama para mahasiswa dan masyarakat Wamena melakukan Konferensi Pers dan tak lama Rektor pun melakukan Konferensi Pers  pernyataan maaf.

Namun disayangkan, Konferensi Pers yang di lakukan Rektor membuat Para Mahasiswa dan masyarakat Wamena semakin kecewa.

“Seharusnya Rektor dan pihak kampus lainya memanggil kami berdialog langsung bukan menggunakan cara Konfrensi Pers”, ujar Alosius.

Saat ini Alosius pihaknya terus berkomunikasi dengan Mabes Polri dan  mahasiswa Wamena di seluruh Indonesia. /Ma/S-A.

Editor-Roy

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button