BeritaDaerah

Sejumlah Organisasi Mahasiswa Minta Hentikan Kriminalisasi Pengusaha Lokal di Sultra

SULTRA – KENDARI, (www.JNnews.co.id) | Beberapa organisasi kemahasiswaan lokal asli Sulawesi Tenggara (Sultra) menuntut agar tindakan kriminalisasi terhadap Pengusaha Lokal di Stopkan atau di hentikan. Hal itu disampaikan oleh Koordinator Aliansi Mahasiswa Pemerhati Daerah Sulawesi Tenggara, Minggu, 28 Maret 2021.

Menurut Maskur THR, selaku Koordinator Aliansi Mahasiswa Pemerhati Daerah Sultra, Ia mengatakan, “Ini merupakan suatu perampasan yang di lakukan oleh beberapa oknum terhadap Pengusaha Lokal demi kepentingan pengusaha – pengusaha luar, maka kami sebagai penduduk pribumi asal Sulawesi Tenggara tidak akan membiarkan hal itu terjadi begitu saja”

Lanjut Maskur, “Melihat Fenomena yang terjadi beberapa hari ini bahwa ada sejumlah pihak institusi pemerintah yang memulai memainkan peran layaknya sebuah aktor untuk mencoba mempermainkan para pengusaha – pengusaha lokal atau asli daerah untuk kepentingan yang lain”, kata dia.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa menindak kaum Pengusaha Lokal dengan berdalihkan Undang – Undng (UU) Cipta Kerja yang seyogyanya di mana dalam Visi Presiden Republik Indonesia (RI) maupun Kapolri yaitu lebih mengedepankan Pembinaan ketimbang Penindakan Hukum.

“Bagaiamana bisa kita sebagai penduduk asli lokal akan tinggal diam, kita akan lawan mereka – mereka yang mau mengkebiri pengusaha – pengusaha lokal asli Sulawesi Tenggara demi terjadinya pemerataan ekonomi maupun pemberdayaan masyarakat Lokal.

Tak hanya itu, Ia juga menuturkan bahwa untuk itu kami yang tergabung dalam beberapa Organanisasi Kepemudaan dan Mahasiswa Lokal Asli daerah membentuk Aliansi Mahasiswa Pemerhati Daerah Sulawesi Tenggara  Menuntut :

1. Stop Tindakan Kriminalisasi Terhadap Pengusaha Lokal.
2. Meminta Kepada Pihak Institusi Pemerintah Terkait Untuk Lebih Mengedepankan Hak dan Kewajiban pengusaha lokal Asli Daerah Sulawesi Tenggara ketimbang Pengusaha Luar Untuk Terwujudnya Pemerataan ekonomi dan Pemberdayaan Masyrakat Lokal Asli Sulawesi Tenggara.
3. Meminta kepada pihak institusi pemerintah terkait agar tidak terdensi maupun terintervnesi oleh pengusaha luar.
4. Meminta agar janji Presiden maupun Kapolri yang di mana lebih mengedepankan Pembinaan Ketimbang Penindakan Hukum Agar segera di Implementasikan”.

-

Demikian Pernyataan Sikap Yang Kami Buat.
Hidup Mahasiswa
Hidup Masyarakat Lokal
Stop Kriminalisasi Pengusaha Lokal.

Editor–Roy

Redaktur-

About Author

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
https://jnnews.co.id/